Pertemuan, Perpisahan lumrah kehidupan...
Cuma bagaimana kenangan-kenangan lekat dan tetap di hati dan minda yg membezakan pertemuan dan perpisahan tersebut..
"Dan izinkan aku, memeluk dirimu kali ini saja.. tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya.. dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja.."
Tapi sekejap pun aku tak dapat peluk, sekejap pun aku tak dapat tatap wajah itu.. Cuma suara yg aku dengar dari corong telefon pada saat2 akhir.. suara yg sampai ke saat ini masih terngiang2 di kepala..
Dan yang paling penting, dia bawa hati aku bersama.. sampai aku tak tahu kenapa hingga ke saat ini aku tak penah ada perasaan untuk settle down dgn mana2 lelaki. Mungkin waktunya belum tepat, mungkin orang yg sesuai belum ketemu.. tp aku happy dgn keadaan skrg. Kadang2 bf ada pun serabut pala otak.. at the moment, ai stay single and fabulous..
"Saat aku tertawa di atas semua..Saat aku menangisi kesedihanku.. Aku ingin engkau selalu ada.. Aku ingin engkau aku kenang..Selama aku masih bisa bernafas, masih sanggup berjalan, ku kan selalu memujamu.. Dengarkan aku.. Ku merindukanmu.."
U were there, at the worst time..
"Di malam yang sesunyi ini.. aku sendiri.. tiada yang menemani.. akhirnya kini ku sadari.. dia telah pergi.. tinggalkan diriku.. Hanya dirimu yg kucinta dan ku kenang, di dalam hatiku.. takkan pernah hilang.. bayangan dirimu.. untuk selamanya... Mengapa terjadi kepada dirimu? Aku tak percaya, kau telah tiada..."
SAAT TERAKHIR
tak pernah terpikir olehku
tak sedikitpun kumenyangka
kau akan pergi, tinggalkan ku sendiri
begitu sulit kubayangkan
begitu sakit kurasakan
kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
dibawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
kasih sayang kamu, begitu dalam,
sungguh ku tak sanggup, ini terjadi
karna ku sangat cinta
*
inilah saat terakhirku melihat kamu
jatuh air mataku, menangis pilu
hanya mampu ucapkan : slamat jalan kasih
satu jam saja, ku telah bisa, cintai kamu, kamu, kamu dihatiku
namun bagiku, melupakanmu, butuh waktuku seumur hidup
satu jam saja ku telah bisa, sayangi kamu, di hatiku
namun bagiku, melupakanmu, butuh waktuku seumur hidup
di nantiku
o.. oh…
Al-Fatihah for Arwah Iwan. It has been 2 years already, yet I still missing you darling..
No comments:
Post a Comment